Start now →

Kenapa Banyak Proyek Crypto Gagal

By Oktavian Aji · Published April 15, 2026 · 1 min read · Source: Web3 Tag
Regulation
Kenapa Banyak Proyek Crypto Gagal

Member-only story

Kenapa Banyak Proyek Crypto Gagal

Oktavian AjiOktavian Aji6 min read·1 hour ago

--

Press enter or click to view image in full size
The House of Cards

Di artikel sebelumnya, kita melihat bahwa value bisa muncul dengan cepat tapi juga bisa hilang dengan cepat.

Pertanyaannya bukan lagi: kenapa sesuatu bisa bernilai?

Tapi: kenapa value itu tidak bertahan?

Kenapa banyak proyek yang awalnya terlihat menjanjikan… akhirnya runtuh?

Apakah karena teknologinya jelek? Atau ada sesuatu yang lebih dalam yang tidak terlihat?

Bukan member Medium? Klik disini untuk membaca secara gratis.

Masalahnya Bukan di Teknologi

Ketika sebuah proyek crypto gagal, reaksi pertama yang sering muncul adalah menyalahkan teknologinya. Smart contract-nya dianggap bermasalah, sistemnya dianggap tidak matang, atau infrastrukturnya dianggap belum siap. Tapi kalau dilihat lebih dekat, banyak proyek yang runtuh justru berjalan sesuai dengan desain teknisnya.

Bayangkan sebuah mesin yang dirancang dengan sangat baik. Semua komponennya bekerja, tidak ada yang rusak, dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan. Tapi kalau mesin itu digunakan dengan cara yang salah, atau untuk tujuan yang tidak tepat, hasil akhirnya tetap bisa gagal. Bukan karena mesinnya buruk, tapi karena cara penggunaannya.

This article was originally published on Web3 Tag and is republished here under RSS syndication for informational purposes. All rights and intellectual property remain with the original author. If you are the author and wish to have this article removed, please contact us at [email protected].

NexaPay — Accept Card Payments, Receive Crypto

No KYC · Instant Settlement · Visa, Mastercard, Apple Pay, Google Pay

Get Started →